Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Drama

LOVE,SIMON (2018)

Film-film teenlit yang akrab dengan coming of age memang kerap saya anggap sebelah mata karena kontenya yang memang tak lebih dari sebuah fanservice bagi para remaja labil terutama remaja perempuan.Namun beberapa dari mereka sesungguhnya berkualitas,sebut saja contoh terbaik saat ini adalah Lady Bird,Call Me By Your Name,Moonlight yang bahkan memenangkan Best Picture di ajang oscar tahun lalu, Edge of Seventeen ,hingga yang paling fenomenal yakni Boyhood . Dan saya bisa mengatakan bahwa Love Simon adalah salah satunya. Mengisahkan kisah seorang remaja laki-laki bernama Simon(Nick Robinson) yang memiliki keluarga yang baik,teman-teman yang baik,kehidupan sekolah yang juga cukup baik,dan sesungguhnya tak ada masalah yang terlalu berarti pada hidupnya saat ini dan semua berjalan normal-normal saja.Kecuali satu,bahwa dia harus menerima kenyataan bahwa dia adalah seorang gay dan tentunya ia tak ingin identitasnya itu merusak segala hubungan baik tadi terutama pada ke...

MANCHESTER BY THE SEA (2016)

Gloomy and Ridiculous ,begitulah saya mendeskripsikan film ini secara keseluruhan. Ketika melihat posternya,saya mengira film ini bercerita tentang drama-romance. Ketika melihat trailernya,saya mengira film ini bercerita tentang drama-comedy.Well ,saya tidak sepenuhnya salah dengan tone komedi.Tetapi Manchester by The Sea adalah film drama yang sungguh tidak bermain drama . At first,Manchester by The Sea is so unpredictable for me. Lee Chandler(Casey Affleck),seorang duda yang bekerja sebagai tukang untuk mengurus empat bangunan apartemen(mulai dari membersihkan,mengecat,memperbaiki)dikenal tidak ramah dan cenderung  sebagai orang yang menyebalkan bahkan mengucapkan sumpah serapah terhadap pelangganya sendiri.Dia tinggal sendiri dengan gaji minimum dengan kerja maksimum.Suatu ketika Joe Chandler(Kyle Chandler) kakak Lee meninggal dan meninggalkan seorang putra satu-satunya Patrick Chandler,Joe menginginkan Lee agar menjadi pengasuh Patrick di surat wasiat tanpa s...